Disadari atau tidak, platform TikTok kini tengah menjadi salah satu platform medsos favorit orang-orang di berbagai macam negara.
Bagaimana tidak? Mungkin seperti yang dapat kita lihat sendiri sebagai pengguna, TikTok memang memiliki keunikannya sendiri dengan tampilan jenis kontennya yang berbeda dari konten-konten di platform medsos lainnya.
Berdasarakan statistik yang di kutip dari Tempo.co TikTok menjadi aplikasi yang paling banyak di unduh di berbagai negara, hal ini juga di dukung karena TikTok di akuisisi oleh perusahaan Cina ByteDance pada tahun 2017 yang lalu. Menurut laporan Priori Data, negara India menjadi negara yang paling banyak mengunduh aplikasi TikTok.
Pengunduh aplikasi TikTok di India mecapai 99,8 juta pengunduh dari pengguna Android dan IOS. Di Amerika Serikat, pengunduh aplikasi TikTok mencapai 45,6 juta pengunduh dari pengguna Android dan IOS. Di Indonesia, pengunduh aplikasi TikTok mecapai 30,7 juta

Berbagai macam konten video singkat yang dipersonalisasi untuk setiap penggunanya menjadikan platform TikTok ini viral & bahkan sangat membantu para pebisnis untuk meningkatkan brand awareness dan melakukan marketing.
Berbicara tentang konten nya sendiri, setiap pengguna TikTok memiliki kesempatan untuk bisa viral lewat ‘For Your Page’ atau yang lebih dikenal dengan istilah FYP.
Apalagi algoritma TikTok yang memang terlihat lebih cepat daripada platform medsos lainnya dalam membantu konten Anda viral via FYP TikTok.
Namun memang, untuk membuat konten yang FYP, Anda pun perlu paham dan lolos memenuhi algoritma TikTok terlebih dulu agar TikTok pun dapat meng-up video Anda ke FYP dan viral.
Maka pada email ini, saya akan membahas mengenai Teknik Membuat Konten FYP di TikTok yang telah saya rangkum dari video pembahasan marketing, di channel Youtube “TDA TV.”
So, yuk kita bahas..
Tips & Cara Agar Produk FYP di TikTok
Mengapa TikTok?
Mungkin sebagian dari Anda hingga saat ini masih bertanya-tanya kok bisa sih TikTok sangat laris dan mulai banyak dipercaya oleh para pelaku bisnis untuk promosi?
Lagi, jawabannya ada di algoritma TikTok. Sebenarnya, siapapun berpotensi untuk viral, baik yang followersnya masih 0 atau yang sudah ratusan / lebih.
Jadi meskipun orang tidak follow atau tidak kenal Anda, TikTok akan menjembatani konten Anda ke mereka semua yang mungkin akan suka dengan konten-konten yang Anda buat.
Tentunya dengan syarat bahwa konten TikTok Anda lolos dari algoritma TikTok nya sendiri.
Lolos algoritma TikTok Untuk Jadi Viral?
Ternyata dibalik konten yang viral dan FYP, memang ada startegi nya sendiri.
Jika Anda sudah mengetahui strategi nya, maka kedepannya konten Anda pun akan mudah untuk lolos algoritma TikTok agar selalu masuk FYP dan viral. Strateginya antara lain:
1. Gunakan Video / Topik Viral
Yang paling pertama adalah setidaknya kita perlu melakukan mini riset untuk mengetahui topik apa yang sedang viral lalu menyajikannya ke dalam konten video singkat untuk TikTok.
Atau mudahnya, Anda pun bisa menggunakan musik / sound di TikTok yang sedang viral dan banyak orang pakai untuk dijadikan backsound konten video Anda.
Dengan catatan, Anda pun membawa & mengenalkan produk Anda sendiri ke dalam konten tersebut.
Atau jika bisnis Anda tidak memiliki produk, Anda pun mungkin bisa memakai baju dengan logo brand yang Anda miliki sehingga orang-orang yang melihat konten Anda pun setidaknya bisa tahu dulu apa yang Anda tawarkan.
Jika konten Anda menarik dan membuat orang penasaran, biasanya orang akan semakin tertarik untuk Like, Komen, Follow, bahkan Share video TikTok Anda tersebut.
2. Gunakan Perpaduan Musik dan Efek TikTok yang Viral
Ternyata, selain menggunakan musik/sound yang sedang viral, penting juga untuk Anda menggunakan efek-efek di TikTok yang memang sedang booming dan banyak orang pakai di TikTok.
Dengan efek-efek tersebut, mungkin Anda pun bisa merangkai cerita semacam story telling yang menarik dengan memadukan sound + efek pilihan Anda.
3. Buat Video Durasi 15 Detik
Setelah Anda memilih sound dan efek yang viral, selanjutnya yang paling penting juga adalah buat konten video dengan durasi yang tidak lebih dari 30 detik, sebisa mungkin maksimal di 15 detik.
Mengapa harus 15 detik? Biasanya jika lebih dari 30 detik, mayoritas orang akan merasa malas untuk menonton hingga akhir karena durasi nya yang terlalu panjang.
Dan dalam 15 detik tersebut, khususkan 3 detik pertama untuk menyajikan informasi terpenting dari konten Anda, namun dibuat semenarik mungkin agar penonton terus menonton video Anda hingga akhir.
Mungkin membuat hook di 3 detik pertama memang terkadang tidak semudah itu.
Sebagai tips nya, Anda mungkin bisa mulai dengan story telling, atau bisa juga menggunakan tulisan-tulisan yang menarik perhatian orang.
Alternatif lainnya, mungkin jika Anda merasa kesulitan dalam meringkas konten video Anda ke dalam 15 detik, Anda pun bisa membuat video durasi 15 detik dengan beberapa part, seperti part 1, part 2, part 3, dan seterusnya.
4. Buat Video yang Informatif dan Menarik
Bagian ini pun tidak kalah pentingnya untuk dipikirkan secara matang.
Selain informatif dimana Anda menyampaikan tentang bisnis/brand Anda, Anda pun perlu untuk mengemas nya ke dalam video singkat yang menarik.
Misal, biasanya ibu-ibu lebih tertarik untuk membeli sesuatu dengan jargon “murah”
Maka Anda bisa menyampaikan di video Anda kata-kata semacam “jika ibu beli barang tersebut di saya, harga nya lebih murah dan terjangkau bisa langsung di checkout sekarang juga”, atau lainnya seperti itu.
Bahkan Anda pun mungkin bisa simpan hal semacam tersebut sebagai hook di 3 detik pertama konten video TikTok Anda.
Bisa dikemas dalam bentuk tulisan maupun dubbing suara.
Dengan hook tersebut, TikTok akan dengan mudah membuatkan keywords untuk konten Anda.
Sehingga ketika pengguna TikTok mencari barang dengan keywords misal, “Hijab pashmina murah” maka video TikTok Anda pun bisa muncul di pencarian.
Dan sekarang mungkin sebagian Anda pun bertanya, bagaimana dengan tulisan di caption?
Untuk bagian caption sendiri, Anda bisa bebas mencantumkan apapun tulisan yang Anda ingin tulis, bahkan hingga full tulisan marketing pun tidak jadi masalah untuk bagian caption.
Misal semacam “Percaya gak sist, beli pashmina model ini di saya cuman 36 Ribu loh, padahal di sebelah harganya 58 Ribu.”
Jadi selain memang informatif, tulisan tersebut pun mampu mengundang rasa penasaran orang terhadap produk yang Anda jual.
5. Gunakan Hastag FYP
Saat Anda menulis caption untuk konten video Anda di TikTok, akan ada banyak pilihan hastag viral muncul di kolom caption Anda.
Untuk pilihan ini, Anda bisa menggunakan 3 hastag teratas yang sedang viral.
Dan sebagai tambahan, Anda pun bisa menambahkan hastag lainnya yang berkaitan dengan produk yang Anda jual, misal #hijabpashminakekinian, #hijabpashminamurah, dan lain-lain sesuai yang Anda mau.
Penting ya menggunakan hastag?
Tentu penting karena kecepatan konten Anda untuk viral akan berbeda jauh dengan konten video yang tidak pakai hastag apapun.
Mungkin itulah juga yang jadi alasan TikTok cenderung lebih lama untuk meng up video Anda ke FYP karena tidak adanya hastag ini.
6. Gunakan Thumbnail Menarik dan Caption yang Menjual
Banyak sekali content creator di TikTok membuat berbagai macam konten video tapi tidak menggunakan Thumbnail / semacam Sampul untuk video nya.
Padahal, dengan penggunaan sampul video ini dapat lebih cepat mendongkrak jumlah views konten video Anda, dan cenderung membuat orang kepo akan isi dari konten video Anda di TikTok.
Lagi, untuk bagian caption, gunakanlah bahasa se-marketing mungkin yang menarik orang untuk membuka & menonton video Anda sampai akhir.
Nah, jika Anda sudah semaksimal mungkin memenuhi keeenam syarat tersebut diatas, TikTok pun akan menjalankan algoritma nya.
Alur Algoritma TikTok
Berbicara tentang alurnya sendiri, alur algoritma TikTok hanya ada 3, yaitu
- Interaksi
- Detail Konten
- Detail Akun
1. Interaksi
Di awal mula ketika Anda ingin membuat akun di TikTok, Anda perlu tahu dulu target market bisnis/brand Anda ini siapa saja. Hal tersebut sangat penting untuk Anda mendapat audience di TikTok.
Berinteraksi dengan followers seperti memberi like, atau membalas comments dapat meningkatkan engagement Anda.
Pada akhirnya, engagement yang baik juga akan berperan untuk membantu video anda masuk ke FYP.
2. Detail Konten
Selanjutnya, ide-ide dari konten yang akan Anda buat pun tak kalah pentingnya untuk dipikirkan di awal-awal.
Agar kedepannya Anda akan lebih mudah untuk secara teratur membuat konten yang sesuai dengan target market Anda.
Sesekali cobalah buat konten untuk membangun engagement dengan cara menulis pertanyaan di caption video. Pertanyaan di dalam caption seperti, “kalau menurut kalian bagaimana?” mengajak orang untuk turut menulis comments dan berinteraksi dengan konten Anda.
Comments dalam konten bisa membantu sebuah video masuk ke FYP, lho. Sebab, hal seperti ini ditangkap sebagai sinyal baik oleh algoritma.
3. Detail Akun
Setelah mendapat target market dan ide-ide kontennya, penting juga untuk Anda memikirkan apakah akun TikTok Anda ini akun TikTok pribadi, akun kreator, atau akun bisnis.
Anda dapat menyesuaikan nya dengan produk/jasa yang bisnis Anda tawarkan.
Ada baiknya untuk buat jadwal konten untuk akun Tiktok Anda, waktu upload juga akan berpotensi kontenAnda untuk FYP. Maka usahakan upload followers paling banyak online
Untuk mengetahui kapan para followers paling banyak online, kamu bisa melihat melalui performance akun di TikTok Pro Account.
Kamu juga bisa mengandalkan prime time media sosial secara umum. Unggahlah konten di sela-sela waktu jam kerja istirahat antara pukul 12.00 hingga 13.00 dan waktu pulang kerja sekitar pukul 16.00 atau 17.00.
Semua syarat & alur Anda penuhi, maka kesempatan untuk bisnis Anda jadi viral pun akan jauh lebih besar lagi.
Nah itulah beberapa strategi jitu untuk Anda membuat konten video TikTok Anda FYP dan viral, yang tentu akhirnya bisa membuat Anda dongkrak jumlah Views, Followers, dan Sales agar penjualan Anda laris di TikTok.
CatatanBisnis.com
